ASUS ROG Zephyrus M15 (GU502LW) : “Laptop Gaming Kencang, Tidak Harus Memiliki Dimensi Tebal”

 

Asus Republic of Gamers Seri Zephyrus, merupakan seri laptop gaming ASUS ROG dengan body yang terkenal tipis. Kali ini admin akan membahas tentang produk terbaru yang baru di rilis pada Desember 2020 lalu yang merupakan salah satu dari seri Laptop Gaming ternama, yaitu laptop Asus ROG Zephyrus M15 dengan tipe GU502LW-I7R7C8T.

Laptop tersebut menggunakan Intel Core i7 10875H 8 core 16 thread dengan base clock 2.3GHz serta boost clock yang mencapai 5.1GHz dan sudah di support Intel Thermal Velocity Boost. Selain itu, ROG Zephyrus M15 menggunakan RAM dengan kapasitas 16 GB DDR4 3200MHz single channel (on board). Hal ini cukup unik, karena biasanya kecepatan RAM pada core i7 10875H hanya berjalan di 2933MHz saja, tapi di sini bisa berjalan di kecepatan 3200MHz. Tidak hanya itu, Asus ROG Zephyrus M15 juga menyediakan slot SODIMM untuk upgrade kapasitas RAM kalian sampai dengan 48 GB. Untuk storage memakai 1 TB SSD M.2 NVME PCIE, serta disediakan juga slot M.2 NVME PCIE. Jadi kalian bisa membuat 2 slot M.2 ini berjalan RAID 0 agar kecepatan SSD semakin meningkat.

Sementara untuk GPU-nya, Asus ROG Zephyrus M15 ini menggunakan GPU NVidia RTX 2070 8 GB GDDR6 dengan Max-Q Design. Tidak hanya NVidia, Zephyrus M15 juga menyematkan Intel Graphics sebagai Integrated Graphics untuk menghemat pemakaian daya baterai.

Dari segi design, ciri khas seri Asus ROG Zephyrus adalah mengedepankan laptop gaming dengan design yang simple, minimalis dan body nya tipis. Ada logo ROG dengan permukaan seperti cermin di area punggung layar, terdapat finishing soft touch coating di area kanan & kiri palm rest jadi pengalaman mengetik pun terasa enak. Pada area palm rest, struktur internal nya diperkuat dengan bentuk honeycomb, yang membuat menjadi lebih kuat dan meminimalkan gejala flexing. Kemudian, untuk material laptop ini, Asus ROG Zephyrus M15 menggunakan magnesium alloy yang membuat laptop menjadi ringan namun tetap kokoh.

Dimensi laptop ini mempunyai panjang 36 cm, lebar 25.2 cm, dengan ketebalan hanya 1.89 cm. Laptop ini memanglah bukan Asus ROG Zephyrus yang tertipis, tapi sudah tergolong tipis dibandingkan laptop gaming pada umumnya yang mempunyai ketebalan 2 cm keatas. Selain itu,  bobot laptop nya sendiri hanya 1.95 kg (dengan tambahan bobot pada charger sebesar 584 gram) sehingga laptop ini masih nyaman untuk dibawa kemana-mana yang dikarenakan oleh total berat dari laptop ini yang hanya seberat 2.54 kg saja.

Beralih ke sektor layar, Asus ROG Zephyrus M15 menggunakan layar sebesar 15.6″ FHD, IPS Level, 100%sRGB dimana menurut klaim dari ASUS setara dengan 75.36%RGB. Serta layarnya sudah pantone validated jadi cocok untuk digunakan content creation. Kecerahan layar nya mencapai 300 Nits, serta refresh rate yang mencapai 240Hz dengan 3 ms Response Time. Jadi ini cocok untuk gaming E-Sports bahkan untuk level competitive sekalipun. Layar ini juga sudah dilapisi lapisan anti glare, sehingga tidak memantulkan cahaya di sekitar nya. Tidak lupa juga, ASUS menyediakan menu Game Visual  pada software Armoury Crate yang bisa mengubah preset dan temperatur warna di layar.

Masih di sektor layar, ASUS memberikan bingkai yang tipis pada sisi atas, kiri, dan kanan layar yang membuat screen to body ration mencapai 81%. Sayangnya, dengan screen to body tersebut sangat memungkinkan absennya fitur Web Cam yang ditempatkan di sisi atas layar.

Untuk sektor audio-nya, Asus ROG Zephyrus M15 menggunakan chip DAC kelas Premium (ESS Sabre HiFi Audio) dilengkapi dengan 2 speaker menghadap ke bawah dan terdapat software Sonic Studio 3 untuk mengatur preset audio. Jadi Sobat Sentral tidak perlu meragukan kualitas audio Asus Zephyrus ini.

Beralih ke konektivitas-nya, di sisi kanan Zephyrus M15 terdapat Kensington Lock, 2 colokan USB 3.2 Gen 1 Type A, dan Thunderbolt3 with Display Port 1.4 dan Power Delivery. Colokan Thunderbolt3 sekaligus berfungsi untuk mengisi daya baterai menggunakan charger kecil yang konektivitasnya memakai USB Type-C. Asus membekali Zephyrus M15 dengan 2 charger sekaligus: 1 charger kecil seperti laptop-laptop biasa dan dengan daya 65W, dan 1 charger besar untuk gaming dengan daya 230 W. Port untuk kedua charger tersebut juga berbeda. Port charger gaming ada di sebelah kiri, bersebelahan dengan port RJ-45, HDMI 2.0b, USB 3.2 Gen 2 Type A, Audio jack: Mic-in dan 3.5 mm Audio Jack.

Fitur lain yang juga diunggulkan Asus dari Zephyrus M15 ini adalah sistem pendinginannya. Mereka menyebutnya Intelligent Cooling With Liquid Metal. Namanya agak rumit, tapi sederhananya, sistem pendingin di Zephyrus M15 dirancang sedemikian rupa agar saat kita main game, suhunya tetap adem. Selain adem, kipas pendingin laptop ini juga enggak cepat berdebu karena sudah dilengkapi dengan sistem anti-debu. Ketiga, Asus memprioritaskan pendinginan di area WASD karena tombol ini sangat sering dipakai kalau kita main game.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *